Rabu, 13 Juni 2018

MALAS...ACTION


Setiap orang punya karasteristik yang berbeda, dan tidak ada yang sama persis. Itulah kebesaran Tuhan yang Maha Agung. Saat dihadapkan pada suatu masalah, berbeda pula cara menyikapinya.
Ada yang langsung buat gebrakan yang membabi buta untuk menghadapinya tanpa pikir panjang, ada pula yang super cuek, ada pula yang diendapkan dulu masalahnya baru pelan - pelan mencari solusinya.

Mungkin aku termasuk tipe orang yang mengendapkan dulu masalah, cuma saking mesti diendapkan dulu sampai akhirnya lupa dehhh .... (#cari alasan aslinya malas#) ...wkwkwk...

Tujuan baik apapun pasti tidak ada gunanya, kalau tidak kita mulai, kalau tidak disertai tindakan atau action ... akhirnya cuma berakhir sebagai suatu ide atau pemikiran saja.

Beberapa tips berikut bisa dilakukan kalau kita sudah mulai dijangkiti penyakit malas action  :

1. Tulislah ide atau kegiatan yang ingin kita lakukan

Awal tahun adalah saat yang tepat buat kita untuk membuat resolusi, yang ingin kita lakukan selama setahun. Dengan menulis diharapkan kita bisa mengingat apa - apa saja yang ingin kita lalukan sepanjang tahun.Kalau awal tahun belum sempat buat resolusi, buatlah sekarang...!!!

Saat kita lupa atau "nge-lupa" , kita masih bisa membuka buku catatan, apa - apa saja kegiatan yang ingin kita lakukan, resolusi apa yang ingin kita capai dalam setahun. 

2. Tetapkan tujuan yang terukur 

Menetapkan tujuan membuat kita lebih terarah dalam bertindak, dan terukur maksudnya sesuaikan tujuan dengan kemampuan sehingga bisa dilihat progress dari tindakan atau kegiatan yang kita lakukan. 

Satu hal lagi mulailah  kegiatan  dari hal yang paling kita sukai atau hobi. Misalnya karena hobi masak  pengen mahir buat 6 kuker jaman now tahun ini. 


3. Membuat jadwal yang lebih rinci
    
Jadwal yang kita buat penting kita lakukan agar tujuan atau resolusi yang kita buat bisa tercapai, kalau bisa buatlah serinci mungkin.

Contoh : tahun ini pengen mahir buat 6 kue kering terkini, jadwalnya sebagai berikut
  • Karena pengen bisa membuat 6 macam kue, jadi tiap 2 bulan sekali harus sudah bisa membuat satu jenis kue kering.
  • Selama 2 bulan itu dibagi lagi menjadi mulai browsing resep dari yang sederhana sampai yang tersulit, kemudian tentukan berapa kali praktek membuat kue keringnya.
  • Jangan lupa juga hitung budget yang kita miliki sesuaikan dengan kemampuan 
  •  Jangan langsung mencoba banyak tetapi sedikit - sedikit terlebih dahulu, misalnya 1/2 resep.
  • Gunakan keluarga sebagai pencicip pertama kue kering yang kita buat, masukan dari orang terdekat membantu kita untuk menjadi lebih baik.
  • Setelah bisa 1/2 resep, tingkatkan lagi menjadi 1 resep
  • Tingkatkan lagi dengan mencoba orang lain untuk menjadi pencicip berikutnya, dan coba gali apa yang masih perlu diperbaiki lagi.
  • Kalau kita lakukan secara bertahap dan jelas waktunya, selama setahun kita sudah mahir lho ..membuat 6 kue kering terkini 

 4. Bergabung dengan kelompok yang satu hobi

Kalau kita bergabung dengan kelompok yang punya hobi yang sama, membuat penyakit malas action menjauh. Lebih bagus lagi kalau kelompok itu ada mentornya, sehingga banyak yang bisa kita pelajari, dan mentor juga membantu menggali potensi kita.

5. Tekad yang kuat

Tekad  yang kuat membuat kita tetap semangat untuk meraih impian. Walau ada banyak cobaan,tekad yang kuat bisa memberi energi yang cukup untuk tetap bertahan sampai pada tujuan akhir yang ingin kita capai.


Sooo ..mari teman – teman  tetaplah bertindak, jangan malas action, Tuhan sudah memberikan kita banyak talenta, galilah dan kembangkanlah agar hidup lebih bermanfaat baik bagi diri kita sendiri juga bagi orang lain.  Ayo segera action ... salam …


  
       










Senin, 11 Juni 2018

PESONA AGROWISATA BHAKTI ALAM


Jalan - jalan sambil menikmati udara segar pegunungan, ditambah menikmati indahnya pemandangan alam, serta kebun buah yang lebat berbuah ... pasti bikin ngilerr ..
Apalagi pas musim liburan begini, pengennya bisa berlibur bersama keluarga, dan anak -anak pun bisa menikmati permainan yang mereka sukai. Mungkin tempat liburan yang satu ini bisa saya rekomendasikan buat Anda semua.

Agrowisata Bhakti Alam namanya, terletak di desa Ngembal, Kecamatan Tutur - Nongkojajar, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.  Perjalanan dari Surabaya menuju lokasi wisata Bhakti Alam, kalau jalanan tidak terlalu macet, butuh waktu sekitar 2 jam perjalanan dengan Bis Wisata. Sedangkan jika menggunakan kendaraan sendiri, waktu perjalanan menjadi lebih singkat.

Begitu memasuki lokasi wisata kita disuguhi pemandangan yang menyejukkan mata, dengan beragam warna bunga yang merekah, sebelum menyusuri jembatan gantung.

Pintu masuk Agrowisata Bhakti Alam yang asri


Setelah menyusuri jembatan gantung dan jalan menanjak dengan berjalan kaki, sampailah kita diaula yang cukup luas dan disambut senyum ramah Mas serta Mbak Tour Guide. Kebetulan saya pergi ke Bhakti Alam bersama murid kelas 3-5 SDK Don Bosco Surabaya, dalam rangka Outing Class.



Karena berwisata bersama murid - murid sekolah, para tour guide sudah menyiapkan beberapa permainan selingan sambil menunggu kendaraan yang mengajak kita berkeliling Agrowisata Bhakti Alam. Kita berkeliling dengan kereta wisata yang ditarik oleh traktor.

Berjalan - jalan mengelilingi Agrowisata Bhakti Alam 
(Foto: Website Bhakti Alam)


Selama berjalan - jalan dengan kereta, kita mengunjungi beberapa wahana yang ada di Agrowisata Bhakti Alam, seperti memberi makan ikan di kolam ikan, berlatih memerah susu sapi dan dilanjutkan ke tempat melihat pengolahan susu sapi menjadi susu kemasan, yoghurt serta keju.

 memberi makan pelet di kolam ikan


                                                             berlatih memerah susu sapi


Murid - murid juga diberi pembelajaran menanam padi disawah, walaupun awalnya mereka jijik saat masuk kedalam lumpur, tapi keseruan menanam padi membuat mereka akhirnya lupa, maklum anak kota masuk lumpur serasa gimana .......gituhhh .....


Selain kegiatan edukasi diatas, anak - anak juga mengikuti kegiatan yang bersifat permainan, seperti flying fox, berjalan dititian tali serta last but not least  berenang tentunya ...


berjalan di titian tali dan dan diakhiri dengan flying fox





 Mini Water Park ( Foto : Website Agrowisata Bhakti Alam )



Selama berwisata, murid - murid juga mendapat free minum susu, free mencicipi buah yang sedang panen saat itu, kebetulan saat kami tiba lagi panen melon, juga mendapat free minum juice buah yang lagi musim saat itu, serta free minum beras kencur dan sinom saat masuk supermarket yang menjual aneka kripik buah dan aneka olahan makanan.

Dekat mini water park ada taman yang bisa dijadikan spot untuk berswa foto yang instagramable


 


 Juga taman depan aula pertemuan, jalan menuju kolam imut / mini water park.





Kalau kalian hobi belanja buah dan sayur untuk oleh - oleh, Agrowisata Bhakti Alam juga menyediakan tempat untuk berbelanja buah di supermarket. Tentunya buah - buahan yang dijual adalah hasil panen kebun Bhakti Alam sendiri.

Bagaimana menurut kalian ?? ... bagus serta asri khan ... tempatnya, murid-muridpun bisa merasakan kegembiraan di Agrowisata Bhakti Alam. Malah ada tempat untuk menginap kalau kalian pengen berlibur selama beberapa hari disana. 

Dengan biaya yang terjangkau hanya Rp. 30.000 (Senin-Jumat) dan Rp. 35.000 ( Sabtu - Minggu ), kita seluruh keluarga SDK Don Bosco merasakan kebahagiaan bersama saat outingclass kali ini.

Tak terasa waktu menjelang sore, waktu kami pulang ke Surabaya. Belajar dan bermain di Agrowisata Bhakti Alam menguras fisik mereka, dan banyak yang terlelap sepanjang perjalanan pulang ke Surabaya.

Kalau kalian juga ingin berlibur ke Agrowisata Bhakti Alam, kalian bisa kok ... kepoin alamat di bawah iniSelamat berwisata ... kawan - kawan !!!


Agrowisata Bhakti Alam
Jl. Bhakti Alam, Kemang, Ngembal, Tutur, Pasuruan, Jawa Timur 67165                 
UNTUK INFORMASI LEBIH LANJUT, SILAHKAN HUBUNGI DI 
Office      : 0343 611606 - 085 77 7777 991 - 081 655 1200
Website     : www.bhaktialam.com